awalnya ku tak tau :')
Aku tak pernah tau apa arti ibu sebenarnya, aku jujur tak terlalu akrab dengan beliau. Tapi coba sejenak aku renungkan,
ibu ? ibu ? ibu ? tak ada kata untuk ibu
sejenak aku merenung, semakin aku merenung semakin aku sakit, semakin aku tak bisa membohongi, semakin deras air mata keluar.
Yah ibu ? aku merenungkan bila dia tak disini lagi, bila tuhan menginginkan ibuku berada disisinya, bila aku tak melihat ibuku setiap hari.
Bagaimana bisa ? bagaimana bisa aku tanpanya
Mana mungkin bisa ?
Itu hanya renunganku, sungguh segalak galaknya ibuku, seacuhnya ibuku padaku, sebencinya dia padaku, tapi dia ada ketika aku sakit. Hanya dia yang setia, bahkan ayah yang selama ini aku sayangi #lebih dari rasa sayangku sama ibu dia tak terlalu setia disaat aku sakit.
Sesakit apapun kita ditinggal pacar, pasti akan sangat lebiiiih sakit bila ibu kita pergi meninggalkan kita :’(
Itu arti ibuku untukku, aku sadar ....
Ingin sekali saat ini juga aku memeluknya :) seingat ku aku hanya 2 (DUA) KALI memeluknya #mungkin di waktu kecil sering tapi sekarang rasanya jauh sekali aku dengannya
entah kenapa aku menjadi sedemikian tertutup. Curhat ? dengan teman saja jarang sekali apalagi dengan ibu :)
mungkin asik ya jika kita menjadi orang yang terbuka, beban menjadi ringan. Ingin sih tapi memang aku bukan orang seperti itu :p
Kok jadi panjang gini critanya, oke deh
akhirussalam wassalam :)